BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS
Tampilkan postingan dengan label Always NO drugs. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Always NO drugs. Tampilkan semua postingan

Minggu, 06 Juni 2010

Rehabilitasi Penting Banget Buat Para Pengguuna Narkoba

para pengguna narkoba tuh sebenernya orang sakit yang perlu bantuan kita. Dan rehabilitasilah salah satu hal utama yang musti mereka dapetin, daripada ngehukum dan numpuk mereka di penjara yang bener-bener hampir penuh. Ya nggak?

Sebagian besar para pengguuna narkoba tuh sebenernya cuma korban dari ajakan para pengedarnya. Dan mereka bener-bener menderita gara-gara candu dari mengkonsumsi narkoba itu. Pasti sebenernya mereka pengen banget ngehilangin candu dari narkoba itu, berhenti make, dan balik ke hidup normal lagi. Nah,makanya dengan merehabilitasi mereka, kita sebenernya ngebantu mereka keluar dari perangkap yang sengaja nguasain mereka.

Di sisi lain, kalo misalkan kita cuma menahan mereka di penjara, sebenernya itu bukan solusi yang tepat buat ngebantu para pengguna narkoba. Soalnya dengan kaya gitu, mereka kan tetep aja kecanduan narkoba. Malahan penjara bakal sesak dipenuhin pengguna narkoba. Dan parahnya lagi, kalo misalkan mereka udah keluar dari penjara, mereka pasti bakal tetep narkoba kan? Gara-gara candu candu mereka belum ilang. Yah, ujung-ujungnya mereka di penjara lagi. Kasihan kan mereka?

Nah, makanya dengan nyediain program rehabilitasi buat para pengguna narkoba dan maksa mereka buat berpartisipasi, itulah cara yang lebih tepat daripada menjarain mereka dan mbiarin aja sakit yang disebabin narkoba itu. Jadi yang sebenernya pantes buat dipenjara dalam kasus ini tuh bukan para pengguna narkoba, tapi penjual, pengedar, atau bandarnya.

Read More..

Sabtu, 29 Mei 2010

NARKOBA, PENTING NGGAK SIH?

Sebenarnya sebagian jenis narkoba dapat digunakan pada pengobatan, tetapi karena menimbulkakn ketergantungan, maka penggunaan narkoba pun harus berhati-hati dan harus mengikuti petunjuk dokter.

jenis-jenis narkoba yang dapat digunakan pada pengobatan itupun bermacam-macam, antara lain morfin yang berasal dari opium mentah dan petidin (opioda sintetik) untuk menghilangkan rasa sakit pada penyakit kanker, amfetamin untuk mengurangi napsu makan, berbagai jenis pil tidur dan obat penenang, kodein yang merupakakan bahan alami yang terdapat pada candu, secara luas digunakan pada pengobatan sebagai obat batuk, serta masih banyak yang lainnya.

Namun seiring bertambahnya tahun, penggunaan narkoba pun sering disalahgunakan. Beberapa jenis narkoba dikonsumsi hanya untuk alasan-alasan yang sebenarnya sangat tidak baik. Sebagai contohnya, amfetamin yang biasanya digunakan untuk menurunkan berat badan dalam dunia kedokteran karena mengurangi rasa lapar, dipakai oleh siswa/mahasiswa yang hendak ujian karena mengurangi rasa kantuk. Ekstasi dan sabu-sabu sering juga digunakan oleh remaja dan dewasa muda dari berbagai kalangan untuk bersenang-senang. Serta masih banyak lagi narkoba lain yang digunakan untuk itu. Akibatnya mereka akan kecanduan dan tubuh mereka pun akan rusak oleh narkoba-narkoba itu.

Jadi kalau ditanya apa sebenarnya narkoba itu penting? Itu tergantung pada penggunaanya. Narkoba akan dikatakan penting jika digunakan pada dunia kedokteran, namun akan dikatakan tak penting jika digunakan untuk bersenang-senang. Karena itu justru akan membuat tubuh si pengguna sakit dan kecanduan.

Read More..

Selasa, 18 Mei 2010

INTENSIFKAN PEMBERANTASAN NARKOBA

Narkotika dan obat-obatan terlarang masih menjadi musuh utama kita. Kalau dulu, produksi narkoba banyak dilakukan di luar negeri. Maka kini, di dalam negeri pun sudah banyak dilakukan. Praktek untuk memproduksi dan peredaran berbagai jenis narkoba, semakin tinggi tingkat intensitasnya. Tidak hanya di kota-kota besar, tetapi juga sudah sampai di desa. Tidak hanya ditempat-tempat yang tersembunyi, tetapi juga sudah ada di keramaian. Adanya dugaan kuat bahwa lembaga pemasyarakatan (lapas) adalah gambaran jelasnya.
Dari fakta yang ada, jelas terlihat bahwa Bangsa Indonesia terus mengalami ujian yang amat berat khususnya dalam mengatasi masalah-masalah yang berkaitan dengan narkoba. Memang sudah banyak hal yang kita kerjakan. Langkah preventif sudah kita lakukan. Penegakan hukum terus diupayakan. Bandar narkoba ditangkap. Rumah produksi digrebek dan dihancurkan. Orang-orang yang diduga kuat sebagai pengguna narkoba juga sudah banyak yang ditangkap.
Namun, kelihatannya hal itu belumlah cukup. Peredaran narkoba bisa diibaratkan seperti fenomena gunung es. Masih terus terjadi. Sedikit kelihatan, namun yang tersembunyi masih teramat besar. Demikian halnya dengan produksi dan peredaran narkoba. Memang sudah banyak yang diungkap ke permukaan, namun diyakini itu masih sebahagian kecil. Di baliknya masih banyak kantong-kantong untuk memproduksi dan peredaran narkoba yang belum tersentuh. Inilah yang menjadi tugas dan tanggung jawab kita untuk menuntaskannya.
Pemberantasan narkoba memang tidaklah mudah, semudah membalikkan telapak tangan. Banyak tantangan dan hambatan. Misalnya jaringannya yang sudah luas. Modal yang kuat. Serta banyak orang yang sudah kecanduan narkoba, yang membuatnya terus mencari dan mencari barang haram tersebut. Akan tetapi, tentu tidak ada masalah yang tidak ada jalan keluarnya. Solusi penyelesaian akan didapat, yang penting ada keseriusan.
Langkah maju harus ditempuh, baik oleh pemerintah pusat maupun daerah. Tumbuhnya lembaga-lembaga swadaya masyarakat yang peduli dengan pemberantasan narkoba, harus disyukuri sebagai langkah yang positif. Kemudian, penegakan hukum menjadi jalan yang tak boleh ditinggalkan. Aparat penegak hukum harus memberi contoh dan teladan bagaimana menghargai kehidupan bersama, dengan sungguh-sungguh menerapkan norma-norma hukum. Hukum jangan sampai memihak kepada yang bayar.
Lantas kita bertanya, bukankah aparat terkait sudah digaji oleh negara untuk melakukan tugasnya, termasuk menuntaskan masalah narkoba? Ia. Itu jelas. Mereka adalah bahagian dari aparatur negara. Orang-orang yang diminta tanggungjawabnya dalam mengurus negara ini agar negara ini menjadi lebih sejahtera. Maka ketika aparatur negara terlibat atau membekingi segala bentuk kejahatan, termasuk kejahatan narkoba, maka ia-nya dapat disebut sebagai pengkhianat terhadap negara. Tindakan tegas kepadanya perlu segera diambil.
Kita harus menganggap bahwa penyalahgunaan narkoba adalah salah satu bentuk kejahatan yang luar biasa. Bangsa ini bisa hancur karena narkoba. Generasi muda yang sudah terjerembab ke dalam lubang perangkap narkoba, akan sulit diarahkan untuk berpikir jernih atas masa depannya dan masa depan bangsanya. Hal inilah yang sangat kita takutkan. Kita tidak lagi memiliki generasi yang sehat dan cerdas.
Untuk itulah dibutuhkan kerja keras dan cerdas dari setiap elemen bangsa. Terkhusus bagi aparat terkait, keseriusan mereka amat kita butuhkan. Jika aparat tidak serius, maka negara ini akan menjadi rumah terbuka bagi setiap orang untuk melakukan berbagai dimensi kejahatan. Kondisi seperti inilah yang kita lihat selama ini. Sehingga ada kesan, seolah-olah bangsa ini menjadi surga bagi para bandar narkoba.
Kita tidak ingin bangsa ini menjadi bangsa yang keropos. Bangsa yang tidak memiliki masa depan. Namun kita menginginkan bahwa bangunan bangsa ini bisa berdiri tegak, sejajar dan bahkan mengungguli bangsa-bangsa lain. Dan untuk itu, ketersediaan generasi muda sebagai penopang utamanya adalah kunci utama. Maka kita jangan sampai lalai dalam memagari generasi muda kita dari segala macam pengaruh narkoba.



SUMBER: http://hariansib.com/?p=115887

Read More..