BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Senin, 31 Mei 2010

BELENGGU MASA DEPAN

Napza yang mulai membudak nurani

Ambangkan harapan yang terpatri


Remuk tercecer, musnah, dan pergi

Kekalkan hidup tiada arti


Otak pun ulsi terkontaminasi


Badan terkulai tak berdaya lagi


Akhir dari semua adalah “MATI”

Read More..

Upaya-Upaya dalam Memerangi Narkoba

Upaya-upaya dalam mememrangi narkoba sebenarnya banyak sekali, namunsecara primer dapat diupayakan di rumah, di sekolah, atau di lingkungan sosial masyarakat. Beberapa upaya itu antara lain:

1. untuk pencegahannya, dapat dilakukan dengan memberi penyuluhan atau pendidikan sejak dini mengenai bahaya narkoba.

2. untuk pemakai narkoba, diberikan rehabilitasi setelah mengalami proses hukum agar pemakai tersebut jera dan tak mengkonsumsinya lagi.

3. Untuk produsen dan pengedarnya, diberiakan sanksi yang seberat-beratnya sampai hukuman mati.

Ya, dengan upaya-upaya tadi diharapkan penyalahgunaan narkoba di dunia bisa berkurang atu bahkan tak ada sama sekali.

Read More..

Sabtu, 29 Mei 2010

NARKOBA DALAM PERUNDANG-UNDANGAN INDONESIA




Tau nggak sih, guys. Narkoba tuh juga diatur dalam perundang-undangan lho. Pengen tau kan? Nih lihat aja Undang-Undang Republik Indonesia nomor 22 tahun 1997 tentang narkotika, pengguna, dan pemilik serta pengedar narkoba :

1 pengguna narkoba

dapat dikenakan hukuman penjara 1 sampai 4 tahun sesuai pasal 85.

2 pemilik narkoba

dapat dikenakan hukkuman penjara maksimal 10 tahun dan denda maksimal Rp. 500.000.000-, (lima ratus juta rupiah) sesuai dengan pasal 78 ayat 1 (b)

3 pengedar narkoba

sesuai pasal 84, pengedar nakoba akan dikenakan hukuman penjara dari 5 tahun sampai 10 tahun dengan denda sebesar Rp. 250.000.000-, (dua ratus lima puluh juta rupiah) sampai dengan Rp. 750.000.000-, (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah)

4 produsen/ pembuat narkoba

akan dikenakan hhukuman penjara tujuh tahun sampai seumur hidup dan denda sebesar Rp. 200.000.000-, (dua ratus juta rupiah) sampai dengan Rp. 1.000.000.000-, ( satu miliar rupiah) sesuai Undang-Undang Narkotika pasal 80 ayt 1 (a)

Nah, sekarang tahu kan? Ternyata hukumanya ngeri-ngeri banget. Itu baru secara hukum lho. Belum lagi kerugian pada fisik, mental, dll. So, narkoba emang bener-bener merugikan kita kan? Makanya, jangan pernah sekali-kali “berkecimpung” sama yang narkoba. Okey?

Read More..

NARKOBA, PENTING NGGAK SIH?

Sebenarnya sebagian jenis narkoba dapat digunakan pada pengobatan, tetapi karena menimbulkakn ketergantungan, maka penggunaan narkoba pun harus berhati-hati dan harus mengikuti petunjuk dokter.

jenis-jenis narkoba yang dapat digunakan pada pengobatan itupun bermacam-macam, antara lain morfin yang berasal dari opium mentah dan petidin (opioda sintetik) untuk menghilangkan rasa sakit pada penyakit kanker, amfetamin untuk mengurangi napsu makan, berbagai jenis pil tidur dan obat penenang, kodein yang merupakakan bahan alami yang terdapat pada candu, secara luas digunakan pada pengobatan sebagai obat batuk, serta masih banyak yang lainnya.

Namun seiring bertambahnya tahun, penggunaan narkoba pun sering disalahgunakan. Beberapa jenis narkoba dikonsumsi hanya untuk alasan-alasan yang sebenarnya sangat tidak baik. Sebagai contohnya, amfetamin yang biasanya digunakan untuk menurunkan berat badan dalam dunia kedokteran karena mengurangi rasa lapar, dipakai oleh siswa/mahasiswa yang hendak ujian karena mengurangi rasa kantuk. Ekstasi dan sabu-sabu sering juga digunakan oleh remaja dan dewasa muda dari berbagai kalangan untuk bersenang-senang. Serta masih banyak lagi narkoba lain yang digunakan untuk itu. Akibatnya mereka akan kecanduan dan tubuh mereka pun akan rusak oleh narkoba-narkoba itu.

Jadi kalau ditanya apa sebenarnya narkoba itu penting? Itu tergantung pada penggunaanya. Narkoba akan dikatakan penting jika digunakan pada dunia kedokteran, namun akan dikatakan tak penting jika digunakan untuk bersenang-senang. Karena itu justru akan membuat tubuh si pengguna sakit dan kecanduan.

Read More..

Jumat, 28 Mei 2010

TIPS BUAT ORANG TUA


Setiap orang tua pasti nggak mau kan anaknya terjerat dalam narkoba? So pasti... apalagi sampe parah banget kecanduan sama yang namanya narkoba. Ya kan? Makanya para kaum orang tua musti pinter-pinter nih ngenalin anak mereka sendiri. Apa tuh anak udah make narkoba apa nggak? Jangan sampe tuh anak udah bener-bener kecanduan ama narkoba dan nggak bisa nglepasinnya lagi.

Nah, berikut ini Vifa punya tips nih biar para orang tua bisa ngenalin perubahan-perubahan pada anak mereka. Jangan-jangan tuh anak udah make narkoba kan?

Pertama, dilihat aja pada prestasi si anak. Kalau tiba-tiba prestasinya menurun derastis, itu perlu banget dicurigain.

Kedua, fisik anak yang tiba-tiba berubah juga perlu diperhatiin lho. Kalo misalkan badan jadi kurus, muka ladi pucat dan kuyu. Nah, tanda-tanda kaya gitu juga perlu dicurigain.

Ketiga, yaitu tingkah laku anak anak yang berubah jadi nggak wajar, misalnya suka suka mgelakuin tindakan-tindakan kriminal, suka ngejual barang-barang tanpa alasan yang jelas, suka ngurung diri di kamar dan banyak lagi deh yang lain.

Dan terakhir nih ya? Yang bener-bener musti orang tua curigain yaitu kalo misalkan ditemuin alat-alat yang dipake buat mengkonsumsi narkoba, kayak alt suntikan, kertas timah (alumunium foil) yang berasal dari rokok, atau alat yang disebut “bong” yaitu alat yang terdiri dari tabung gelas dan dua buah sedotan, digunain buat menghisap sabu-sabu.

Kalo misalkan udah ditemuin tanda-tanda kaya gitu, satu kata deh buat kaum orang tua “WASPADA !!”. ya, orang tua musti bisa ngerubah anaknya ke jalan yang bener lagi, tapi jangan terlalu keras juga kale. Deketin si anak baik-baik, nasehatin, beri perhatian lebih pada si anak, dan yang pasti musti jaga keakraban ama si anak.



Rehabilitasi Penting Banget Buat Para Pengguuna Narkoba



para pengguna narkoba tuh sebenernya orang sakit yang perlu bantuan kita. Dan rehabilitasilah salah satu hal utama yang musti mereka dapetin, daripada ngehukum dan numpuk mereka di penjara yang bener-bener hampir penuh. Ya nggak?

Sebagian besar para pengguuna narkoba tuh sebenernya cuma korban dari ajakan para pengedarnya. Dan mereka bener-bener menderita gara-gara candu dari mengkonsumsi narkoba itu. Pasti sebenernya mereka pengen banget ngehilangin candu dari narkoba itu, berhenti make, dan balik ke hidup normal lagi. Nah,makanya dengan merehabilitasi mereka, kita sebenernya ngebantu mereka keluar dari perangkap yang sengaja nguasain mereka.

Di sisi lain, kalo misalkan kita cuma menahan mereka di penjara, sebenernya itu bukan solusi yang tepat buat ngebantu para pengguna narkoba. Soalnya dengan kaya gitu, mereka kan tetep aja kecanduan narkoba. Malahan penjara bakal sesak dipenuhin pengguna narkoba. Dan parahnya lagi, kalo misalkan mereka udah keluar dari penjara, mereka pasti bakal tetep narkoba kan? Gara-gara candu candu mereka belum ilang. Yah, ujung-ujungnya mereka di penjara lagi. Kasihan kan mereka?

Nah, makanya dengan nyediain program rehabilitasi buat para pengguna narkoba dan maksa mereka buat berpartisipasi, itulah cara yang lebih tepat daripada menjarain mereka dan mbiarin aja sakit yang disebabin narkoba itu. Jadi yang sebenernya pantes buat dipenjara dalam kasus ini tuh bukan para pengguna narkoba, tapi penjual, pengedar, atau bandarnya.

Read More..

LOE TAU NGGAK SIH???

7 hal tentang narkoba:



1. uang terbuang sia-sia, raga tersiksa

2. sekali mencoba, seribu harapan tercacah

3. jalan sesat menuju melarat

4. jiwa merana, masa depan tak terbina

5. tabir kedamaian, pintu kenistaan

6. indah sesaat, seumur hidup terjerat

7. jalan keterpurukan menuju neraka



So guys, nggak perlu mikir dua kali kan buat “SAY NO TO DRUGS !!!”

Read More..